Guru Agama Di Malang Di Amankan Polisi Akibat Lakukan Pencabulan

Guru Agama Di Malang Di Amankan Polisi Akibat Lakukan Pencabulan – MLH (62), Kepala sekolah suatu Sekolah Basic (SD) di Kabupaten Malang, Jawa Timur di tangkap petugas kepolisian. Pria yg merangkap jadi guru agama itu dikarenakan dikira melaksanakan pencabulan kepada 6 orang siswi.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengemukakan, tersangka di tangkap sesudah Kepala Desa serta penduduk setempat memberikan laporan dugaan tindak pencabulan. Sesudah dijalankan penyelidikan serta memohon info beberapa saksi dicapai bukti-bukti tindak asusila itu.

” Sesudah dijalankan penangkapan serta kontrol, sesaat diketemukan terdapatnya enam orang korban, siswa suatu SD di Kecamatan Wagir, ” kata Yade di Mapolres Malang di Kepanjen, Rabu (15/11).

Korban yg duduk di kelas 4-6, alami pencabulan oleh tersangka lebih dari 1x. Perbuatan tersangka dijalankan di musala serta kamar mandi sekolah.

Perbuatan tersangka dikira telah dijalankan mulai sejak lama serta berulangkali. Anak-anak juga dirayu supaya pengen menuruti perbuatan tersangka.

Korban diancam buat tdk memberikan laporan terhadap orangtuanya. Apabila hingga memberikan laporan anak-anak diancam bakalan tidak naik kelas.

” Ada yg empat serta 3x beroleh perlakuan tdk pantas. Diraba, di cium serta dipegang-pegang, ” tukasnya.

Kata Yade, guru yg harusnya memberikannya perlindungan malahan jadi predatornya, terlebih perbuatan pemeran berjalan di lingkungan sekolahan. Tersangka juga mengakui seandainya perbuatan mencium siswinya itu jadi bentuk kasih sayang dari orangtua.

” Namun itu kan pernyataan tersangka. Kan ada batas mana yg kasih sayang, penyidik kelak yg dapat memastikan. Belum pula pada tdk pidana pemerkosaan, ini tindak pencabulan, ” urainya.

Atas kelakuannya tersangka dijerat pasal 32 Undang-Undang No 35 Th. 2014 terkait Perlindungan Anak. Tersangka yg waktu ini ditahan di Polres Malang diancam hukuman pada 5-15 th. penjara