Hakim Jatuhkan Pidana Penajar Pada 2 Penjual Kulit Harimau di Aceh

Hakim Jatuhkan Pidana Penjara Pada 2 Penjual Kulit Harimau di Aceh – Dua penjual kulit harimau di Aceh Selatan, Aceh, Sarkawi serta Sabaruddin, divonis semasing empat tahun penjara. Hukuman mereka sama seperti tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) .

Sabtu (20/10/2018) , putusan itu dibacakan dalam persidangan yg diselenggarakan di Pengadilan Negeri Tapaktuan pada Kamis 18 Oktober 2019.

Sidang di pimpin hakim ketua Zulkarnain dengan anggota semasing Armansyah Siregar serta Muammar Maulis Kadafi.

Dalam persidangan, hakim menjelaskan terdakwa I Sarkawi serta terdakwa II Sabaruddin, bisa di buktikan lewat cara resmi serta memberikan keyakinan bersalah mengerjakan tindak pidana memperniagakan kulit satwa yg dilindungi. Kedua-duanya diolah dalam gugatan tunggal.

” Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Sarkawi serta terdakwa II Sabaruddin dengan pidana penjara semasing sepanjang empat tahun serta denda semasing beberapa Rp 50 juta, dengan keputusan jika denda itu tidak dibayar ditukar dengan pidana penjara semasing sepanjang empat bulan, ” putus Zulkarnain dalam sidang itu.

Sesaat tanda bukti berwujud satu lembar kulit harimau selama dua mtr., dikembalikan terhadap Balai Perlindungan Sumber Daya Alam (BKSDA) Propinsi Aceh. Ke dua terpidana sekarang di tahan di LP Aceh Selatan.

Perkara ini dimulai pada Rabu 11 Juli terus waktu Sarkawi memperoleh penawaran buat jual kulit harimau dari F (sekarang DPO) . Ia selanjutnya mengabari temannya Sabaruddin serta memohon biar dicarikan agen. Gak lama berlalu, Sabaruddin kembali memberi kabar Sarkawi kalau dianya udah temukan calon konsumen.

Di ujung penuturan pada kedua-duanya pun disetujui kalau Sarkawi buka harga buat satu kulit harimau Rp 15 juta. Tiga hari berlalu, ke dua penduduk Subulussalam, Aceh ini setuju berjumpa dengan agen berisinial M (sekarang DPO) disebuah tempat di Aceh Selatan.

Ketiganya selanjutnya berjumpa serta Sarwawi perlihatkan kulit harimau terhadap M. Tanda bukti itu selanjutnya disimpan sekalian menanti calon konsumen yg udah dicari oleh M. Selesai beberapa saat ada di tempat, M pergi dengan faktor menjemput calon konsumen.

Tapi tak lama setelahnya, personil Polres Aceh Selatan datang di tempat serta menciduk kedua-duanya. Banyak terdakwa ini udah mendekam di tahanan mulai sejak 15 Juli kemarin.