Ketua DPRD Malang Jadi Tersangka Korupsi

Ketua DPRD Malang Jadi Tersangka Korupsi – Komisi Pemberantasan Korupsi juga akan mengecek Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono jadi tersangka hari ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengemukakan, Arief juga akan dicek jadi tersangka pada masalah suap berkaitan kajian APBD Perubahan Kota Malang Th. Aturan 2015.

” MAW dicek jadi tersangka, ” kata Febri, waktu di konfirmasi, Senin (14/8/2017).

Arief jadi tersangka atas dua perkara. Terkecuali perkara suap kajian APBD, Arief juga jadi tersangka utk suap penganggaran kembali project pembangunan Jembatan Kendung Kandang, dalam APBD Kota Malang Th. Aturan 2016 pada 2015.

Pada masalah yang pertama, KPK juga menyebut Wali Kota Malang Mochamad Anton hari ini. Anton juga akan dicek jadi saksi utk Arief.

” Yang terkait dicek jadi saksi utk MAW, ” tutur Febri.

Dalam dua masalah suap itu, Arief didapati terima uang beberapa ratus juta dari dua pihak. Pada masalah pertama, dia terima Rp 700 juta utk kajian APBD Perubahan Kota Malang. Suap disangka diberi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan serta Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang Jarot Edy Sulistyono.

Sesaat pada perkara suap pengganggaran kembali Jembatan Kendung Kandang, Arief disangka terima Rp 250 juta. Uang suap itu datang dari Komisaris PT ENK, Hendarwan Maruszaman.

Pada masalah ini, KPK udah mengambil keputusan ketiganya jadi tersangka. Arief dikirakan jadi pihak penerima suap sesaat Jarot serta Hendarwan jadi pemberi suap.