Menkeu Ingatkan Pertamina Perbaiki Keuangan

Menkeu Ingatkan Pertamina Perbaiki Keuangan – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengharapkan PT Pertamina (Persero) bisa melakukan perbaikan manajemen keuangan. Hal semacam ini berkaitan trend penurunan harga minyak dunia yang akhir-akhir ini berlangsung.

Menurut bekas Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, ketentuan tidak untuk menambah harga bahan bakar minyak (BBM) sekarang ini sudah untungkan Pertamina. Oleh karenanya, saat harga minyak melemah, jadi Pertamina diinginkan melakukan perbaikan tempat keuangannya.

”Sekarang defisit, jadi Petamina saatnya lakukan manajemen cashflow (arus kas), ” kata Sri pada acara buka puasa dengan media di Kantor Kementerian Keuangan, Senin (19/6/2017).

Dalam sekian waktu paling akhir, harga minyak dunia relatif melemah. Pasalnya, produksi minyak tetaplah tinggi walau Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) sudah memiliki komitmen memotong produksi manfaat menggenjot harga.

Akan tetapi, didalam negeri, subsidi yang dialokasi pemerintah dalam Aturan Pendapatan serta Berbelanja Negara (APBN) 2017 menjangkau Rp 77, 3 triliun.

Ini meliputi subsidi BBM serta elpiji sebesar Rp 32, 3 triliun, dan subsidi listrik sebesar Rp 45 triliun. Sri menjelaskan, pihaknya akan lakukan penghitungan lagi berkaitan pilihan pergantian jumlah subsidi searah dengan perubahan harga minyak dunia.

Walau demikian, ia menyebutkan pihaknya tetaplah juga akan sesuaikan jumlah aturan manfaat mensupport perkembangan ekonomi.

” Semua juga akan dihitung untuk memperoleh postur yang dapat mengakomodasi berbelanja yang menekan agar tidak menganggu sustainability (keberlanjutan perkembangan ekonomi), ” terang Sri Mulyani.