Moment teror Di Gereja Surabaya menewaskan 25 orang

 Moment teror Di Gereja Surabaya menewaskan 25 orang РPolisi memberikan kabar teranyar perihal rangkaian teror bom di Surabaya serta Sidoarjo, Jawa Timur. Moment teror itu menewaskan 25 orang. Korban tewas terdiri atas 12 warga serta 13 yang lain aktor melibatkan anak mereka.

Pertama satu keluarga terduga aktor tewas meledakkan diri di tiga gereja Surabaya. Yaitu Dita, aktor yang meledakkan diri di GPPS Pantekosta. Selanjutnya dua orang anak lelakinya yang meledakkan diri di Gereja Santa Maria. Serta Puji Kuswati yang meledakkan diri di GKI Diponegoro dengan membawa dua anak perempuannya.

Selanjutnya empat aktor yang lain tewas meledakkan diri di Mapolrestabes Surabaya. Serta tiga aktor tewas dalam penggerebekan barusan malam di Rusunawa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

” Sesaat 9 yang di tangkap hidup menyebar di Sidoarjo serta Surabaya, ” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Timur, Senin (14/5) .

Sesaat 12 warga jadi korban tewas dalam ledakan di dua gereja Surabaya. Lima korban tewas akibatnya ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tidak Bercela, Jalan Ngagel Madya, Surabaya. Sedang 7 yang lain tewas akibatnya ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jemaat Sawahan di Jalan Arjuno, Surabaya. Sedang korban luka-luka akibatnya sekelompok teror bom di Surabaya serta Sidoarjo menggapai 55 orang.

Seperti di ketahui, tiga teror bom berjalan di Surabaya serta Sidoarjo, Jawa Timur. Pengeboman pertama berjalan jam 07. 13 WIB di Gereja Katolik Santa Maria Tidak Bercela, Jalan Ngagel Madya, Minggu (13/5) . Selanjutnya disusul ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jemaat Sawahan di Jalan Arjuno. Paling akhir di Gereja Kristen Indonesia Diponegoro 146 di Jalan Raya Diponegoro.

Malam hari lebih kurang jam 21. 20 WIB, bom beda meledak di rusunawa area Wonocolo, Sidoarjo. Tiga orang yang dikira aktor tewas yakni Anton (47) bersama istrinya, Puspita Sari (47) , serta anak pertamanya, LAR (17) .

Senin (14/5) pagi lebih kurang jam 08. 50 WIB, Surabaya kembali diguncang bom. yang pasti di muka Polrestabes Surabaya. Polisi mengatakan tindakan ini dijalankan empat aktor yang berboncengan dua motor. Keempatnya wafat