Setiap Jumat Ibu-ibu di Situbondo Beri Makan Gratis Kaum Dhuafa

Setiap Jumat Ibu-ibu di Situbondo Beri Makan Gratis Kaum Dhuafa – Rangkaian ibu-ibu di di Situbondo buka warung gratis untuk kelompok dhuafa. Warung ini di buka tiap-tiap hari Jumat.

Ibu-ibu yang tergabung dalam Komune One Day Two Thousand (ODTT) Situbondo ini mengakui berniat buka ‘Warung Sedekah’ untuk penduduk yang kurang sanggup.

Mereka dapat makan beberapa menu yang sudah disiapkan sepuasnya, salah satunya sayur sop, nasi campur, opor ayam dan seterusnya. Tetapi untuk yang sanggup, banyak pengelola warung mempersilakan konsumen untuk membayar seikhlasnya.

” Warung sedekah ini baru pertama ini kami buka. Gagasannya tiap-tiap hari Jumat pagi. Kami mau share dengan sesama, terutama penduduk tidak sanggup, ” kata Ketua Komune ODTT Situbondo, Farah.

Warung ini di buka di pinggir Jalan PB Sudirman, pas di muka kantor Pemkab Situbondon.

Semenjak di buka pada jam 07. 00 WIB, banyak konsumen hadir ke Warung Sedekah. Gak cuma makan ditempat, ibu-ibu ini dapat melayani pembelian lewat cara dibungkus.

Selesai sarapan, mereka juga bebas membayar seikhlasnya. Tapi beberapa konsumen menyodorkan kocek Rp 5. 000 serta Rp 10. 000 untuk tiap-tiap porsinya.

Lainnya perihalnya untuk penduduk yang kurang sanggup seperti tukang becak serta pengemis, jadi oleh pengelola warung berniat digratiskan biarpun saling bebas pilih menu yang disiapkan.

” Kalaupun yang tidak sanggup gratis minum serta makan. Untuk yang kehidupannya dipandang sanggup, kami cuma mohon bayar seikhlasnya saja. Hasil penjualan ini juga kami pakai untuk pekerjaan sosial, ” sambung Farah.

Untuk menarik minat pengunjung, sejumlah ibu juga berinisiatif berdiri di pinggir jalan serta menyebut beberapa tukang becak yang nampak cuek waktu melewati warung.

Dengar itu, banyak banyak abang becak yang berhenti serta singgah sarapan di Warung Sedekah ODTT itu. Tidak cuman satu jumlah menu sarapan, mereka juga menyiapkan air mineral.

” Warung ini dapat di buka hingga sampai persediaan masakan habis. Kalaupun hingga sampai siang tidak habis, dapat kami bungkus dann kami berikan untuk penduduk tidak sanggup serta anak-anak yatim, ” ujar Farah.