Terkait Dugaan Suap, 3 Pejabat Pemkot Blitar Diperiksa KPK

Terkait Dugaan Suap, 3 Pejabat Pemkot Blitar Diperiksa KPK – Tiga petinggi Pemkot Blitar di panggil KPK ke Jakarta. Mereka bakal diperintah info berkenaan perkiraan suap yg menyertakan Wali Kota Blitar Moch Samanhudi Anwar.

Ke-3 petinggi itu merupakan Kepala Seksi Media Prasarana Dinas Pendidikan Kota Blitar Turkamandoko, Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Penyusunan Ruangan Kota Blitar Hermansyah Permadi serta Kepala Seksi Pelaksanaan Dinas Komunikasi serta Informatika Pemkot Blitar Ardy Friatna.

Sesaat Wakil Wali Kota Blitar Santoso membetulkan tiga pejabatnya di panggil KPK ke Jakarta.

” Iya benar, tiga petinggi kami memang di panggil KPK ke Jakarta. Tempo hari Selasa (7/8) sore berangkatnya. Mereka di panggil menjadi saksi atas perkara pak wali kota, ” kata Santoso kala di konfirmasi, Rabu (8/8/2018) pagi.

Santoso mengakui, ini pagi dia ada di Jakarta dalam rencana rapat sinkronisasi dengan Kemensos. Dia belumlah sempat bersua ke-3 petinggi yg di panggil ke Jakarta tadi malam.

” Pemerintah Kota Blitar ikuti mekanisme pemanggilan ini. Mereka diperintah info kontrol atas perkara yg menerpa Wali Kota Blitar. Serta kita yakinkan service di Organisasi Feature Daerah (OPD) berkenaan tidak terganggu atas pemanggilan ini, karena telah ditata pembagian pekerjaannya, ” jelas Santoso.

Wali Kota Blitar Moch Samanhudi Anwar dikira terima suap Rp 1, 5 miliar dari Susilo Prabowo, bertindak sebagai swasta atau kontraktor, lewat pihak swasta bernama Bambang Purnomo. Samanhudi terindikasi terima suap project pembangunan gedung SMPN 3 di Kota Blitar dengan nilai kontrak sebesar Rp 23 miliar.